

Bagi para staf dan karyawan yang telah lama mengabdi pada suatu badan usaha, masa purnabakti atau yang lazim disebut pensiun, diharapkan menjadi saat yang lebih bernilai dan mempunyai arti dalam perjalanan hidup mereka setelah sekian waktu bekerja. Untuk itu persiapan memasuki masa purnabakti bagi staf dan karyawan sangat bermanfaat dan perlu untuk dilakukan. Hal ini diharapkan dapat mengantisipasi dampak yang akan muncul baik secara psikologis, sosial dan ekonomi ketika mereka memasuki masa purnabakti (pensiun). Gejala Post Power Syndrome adalah dampak psikologis yang biasanya terjadi setelah mereka memasuki masa purnabakti khususnya bagi mereka yang semasa kerja mempunyai posisi dan kedudukan di lingkungan kerjanya. Tidak sedikit gejala ini menimbulkan masalah-masalah bagi mereka sendiri dan keluarganya. Dampak sosial akan terjadi karena adanya perubahan pola kehidupan sosial dan lingkungan yang mungkin sangat berbeda dengan kehidupan dan lingkungan ketika mereka masih bekerja. Sedangkan dampak ekonomi akan sangat dirasakan jika tidak ada persiapan secara matang mengenai perencanaan keuangan berkaitan dengan kondisi pemasukan keuangan keluarga yang mungkin sangat berbeda dibandingkan ketika mereka masih aktif sebagai staf/karyawan.
Sebagai perusahaan atau instansi yang mempunyai pandangan yang komprehensif terhadap kebutuhan staf dan karyawan berkenaan dengan persiapan masa purnabakti. Perusahaan atau instansi dapat membantu mereka dengan berbagai kebijakan dan strategi yang bertujuan agar dapat meminimalisir dampak-dampak negatif yang akan muncul dan bertujuan dapat meningkatkan kualitas hidup baik secara material dan spiritual. Salah satu strategi yang paling efektif adalah dengan memberi bekal kepada staf dan karyawan yang akan memasuki masa purnabakti tentang berbagai ilmu dan pengetahuan yang bermanfaat secara praktis dalam kehidupan di masa depan. Ilmu dan pengetahuan berkaitan dengan kepribadian, manajemen stres, manajemen qolbu, manajemen kesehatan, manajemen keuangan, manajemen minat dan bakat, dan kewirausahaan akan membantu mereka untuk dapat mempersiapkan masa purnabakti dengan lebih matang dan terencana.
Materi Pelatihan Purnabakti & Entrepreneurship :
- Reorientasi Hidup Memasuki Masa Purnabakti, Psikologi Keluarga, Tips dan Trik di Masa Purnabakti
- Manajemen Qolbu dan Emotion Spiritual Quotient (ESQ)
- Manajemen Kesehatan di Masa Purnabakti
- Manajemen Keuangan dan Strategi Menghadapi Masa Purnabakti
- Entrepreneurship : Ciri-ciri wirausahawan, Membentuk Jiwa Wira Usaha, Kiat mencari Ceruk pasar baru, Perhitungan usaha baru, Evaluasi usaha baru.
- Kunjungan ke percontohan bisnis budidaya ikan air tawar di Sleman, taman anggrek dan agrobisnis di Kaliurang, kerajinan perak di Kota Gede, pembuatan tempe “Pak Pedro” di Patangpuluhan, kerajinan gerabah di Kasongan, sentra bisnis kaos “Dagadu Djogja” di Pakuningratan dan rumah makan apung “Boyong Kalegan” di Turi Sleman.
Fasilitas Training Yang Diberikan
- Lokasi Training di Hotel Bintang 3-5
- Ruang Pelatihan Full AC, Toilet, Smoking Area dan Musholla
- Akses Internet Wireless
- Perlengkapan Visual LCD Proyektor, & Whiteboard
- Modul / Handout(Hard Copy & Soft Copy)
- Training Kit (Co-Card, Bolpoin, & Buku Catatan)
- 1x Makan Siang dan 2x Coffee Break (Snack)
- Penjemputan Bandara Hotel
- Basement Tempat Parkir Motor dan Mobil yang Aman
- Sertifikat Keikutsertaan Training
- Merchandise menarik dari Duta Pro Training & Consulting
- Konsultasi dengan Instruktur/Narasumber setelah Training
Keterangan
- Jumlah peserta training dapat mempengaruhi biaya.
- In House Training penawarannya dapat menghubungi kami
- Jadwal Training dan Lokasi Training dapat menyesuaikan permintaan.
- Pemintaan lokasi yang diluar daftar diatas dapat menghubungi kontak Marketing Kami.







