

Sikap loyalitas kepada perusahaan dari waktu ke waktu semakin terkikis oleh godaan uang. Pada saat ini begitu mudahnya seseorang pindah kerja hanya oleh alasan gaji dan fasilitas yang lebih besar dari perusahaan lain. Sepertinya rasa loyal dan rasa cinta pada perusahaan telah hilang oleh rayuan uang dari perusahaan tetangga. Karyawan sudah tidak memiliki empati terhadap perusahaannya. Uang selalu berbicara di dalam diamnya para pemimpin untuk memperhatikan nasib karyawan, uang telah membuat pikiran teripnotis untuk meraih sukses secara instant dan melupakan semua makna tentang loyalitas. Padahal karyawan adalah inti kekuatan dari sistem dan kultur perusahaan, dan bila inti kekuatan ini hidup dalam keraguan, maka perusahaan pasti sulit mencapai kinerja maksimal.
Dari sisi perusahaan, memang sudah tidak jamannya lagi member harapan garansi ‘employment’ seumur hidup. Perusahaan justru perlu mengekspresikan ‘loyalitas’ pada karyawan dengan cara loyal pada pada prinsip-prinsip pengembangan talenta atau empowerment, terutama bagi karyawan yang memang menampakkan ambisinya untuk mengembangkan diri. Dengan demikian, fenomena karyawan bertahan selama puluhan tahun di perusahaan tidak berarti bertahan secara pasif, namun aktif mengembangkan diri dan mendorong pertumbuhan perusahaan.
Statistik menunjukkan bahwa di Amerika pada era 90-an ke atas, rata-rata masa kerja karyawan professional adalah 4 tahun. Hal ini memang mendukung realitas bahwa karyawan merasa dirinya sebagai ‘free agent’ yang siap di rekrut oleh perusahaan manapun. Karyawan professional seperti ini pun menolak digolongkan ke dalam karyawan yang tidak loyal, karena mereka bisa membuktikan produktivitasnya di masa baktinya pada perusahaan. Hal yang mengherankan adalah adanya agen-agen ’free lance’, misalnya mereka yang bekerja di perusahaan asuransi, bisa loyal terhadap perusahaannya sampai lebih dari 20 tahun. Tentunya ada alasan yang kuat, seperti nilai-nilai positif dalam organisasi yang bagi para agen ini dilihat sebagai alasan untuk bertahan di satu perusahaan, meskipun tanpa jaminan ikatan hubungan kerja yang formal.
Dalam pelatihan ini, akan diberikan materi tentang bagaimana menggali nilai-nilai posistif organisasi perusahaan agar peserta dalam hal ini para karyawan dapat memahami dan menghayati nilai-nilai tersebut, sehingga loyalitas yang profesional dan proporsional dapat terbentuk.
TUJUAN PELATIHAN
Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan
- Dapat memahami dan menghayati nilai-nilai positif organisasi perusahaan
- Mampu memotivasi diri sendiri untuk lebih berprestasi dengan mengembangkan diri secara terus –menerus
- Lebih termotivasi dan loyal kepada perusahaan secara profesional dan proporsional.
MATERI PELATIHAN
- Misi, Visi, Tujuan dan Nilai-Nilai Perusahaan
- Empowering Yourself
- Membangun Motivasi Berprestasi dengan Pengembangan Diri
- Sinkronisasi dan Penyelarasan Tujuan Individu dan Tujuan Perusahaan
- Strategi Sukses Berkarir
- Membangun Loyalitas yang Aktif
- Game dan Studi Kasus
Fasilitas Training Yang Diberikan
- Lokasi Training di Hotel Bintang 3-5
- Ruang Pelatihan Full AC, Toilet, Smoking Area dan Musholla
- Akses Internet Wireless
- Perlengkapan Visual LCD Proyektor, & Whiteboard
- Modul / Handout(Hard Copy & Soft Copy)
- Training Kit (Co-Card, Bolpoin, & Buku Catatan)
- 1x Makan Siang dan 2x Coffee Break (Snack)
- Penjemputan Bandara Hotel
- Basement Tempat Parkir Motor dan Mobil yang Aman
- Sertifikat Keikutsertaan Training
- Merchandise menarik dari Duta Pro Training & Consulting
- Konsultasi dengan Instruktur/Narasumber setelah Training
Â
Keterangan
- Jumlah peserta training dapat mempengaruhi biaya.
- Â In House Training penawarannya dapat menghubungi kami
- Jadwal Training dan Lokasi Training dapat menyesuaikan permintaan.
- Pemintaan lokasi yang diluar daftar diatas dapat menghubungi kontak Marketing Kami.







